Menginap di Hotel Kapsul Syariah Medan

Di masa pandemi ada untungnya kalau kita cari tempat penginapan untuk
transit (beristirahat semalam, 2 malam) yaitu penginapan jadi sepi.

Kasihan juga sama pemilik penginapan, omset mereka menurun drastis karena adanya pandemi.

Tapi yang punya penginapan di dekat bandara, terbantu saat penumpang yang transit, karena mereka cari penginapan terdekat, dan bisa istirahat (tidur) di penginapan dengan nyenyak, daripada tidur di bandara (kalau nunggunya seharian ya mending di hotel/penginapan).


Saya yang dari kampung ke Medan (memakan waktu cukup lama di perjalanan, sekitar 7 jam) saya memilih untuk beristirahat 2 malam agar badan fit, karena perjalanan cukup jauh mau ke Manado, transit di Jakarta semalam.

Googling lah saya, dan saya pilih hotel terdekat dengan bandara Kualanamu, supaya ngga terburu-buru ajah nanti.

Berhubung saya dapat diare tapi ngga sampai parah ya diare nya, saya putuskan untuk menginap 2 malam di hotel Aviano Backpacker Syariah di Medan, sekitar 15 menit ke Bandara Kualanamu.

Dan enaknya saya bisa bayar pakai Go-Pay, jadi saya sudah booking, saya bayar untuk 1 malam dulu via Go-Pay.

Ini memang pertama kalinya saya menginap di hotel kapsul, kenapa saya sebut hotel kapsul, karena tampilannya, ya sebagai tamu hanya dapat ukuran kamar 2 x 1,5 meter. Masih ada space di pinggir kasur, untuk menaruh 2 tas ransel saya.

Harganya murmer Rp 75.000 per malam dibanding hotel lain, lokasinya jauh dari Kualanamu Airport. 

Biaya trasnport ke bandara juga saya perhitungkan.


Pssst, saat itu hanya saya tamunya, serasa ini hotel punya saya dong! :D

Dan sesampainya di hotel, saya diajak cucu tangan sama penerima tamunya.

Baru deh kemudian saya diajak masuk ke kontainer khusus perempuan. 

Kontainer lak-laki dibedakan yaa, terpisah dengan kontainer wanita. Lokasi kontainer laki-laki sesudah ruangan penerima tamu.

Hotel Aviano Syariaj Backpacker di Medan ini memang terbuat dari kontainer berwarna kunind dengan sedikit ada nuansa cokelat. Ada spanduk di depan yang menempel pada bangunan ya.

Ngga pake lama setelah menaruh 2 ransel, saya langsung mandi, keramas, khawatir saya membawa virus.

Kamar mandinya ada di dalam kontainer. 1 kontainer itu sekitar 6 kamar.

1 kamar hanya bisa untuk 1 orang. 

1 kontainer ada 2 kamar mandi. Kebetukan pas saya nginap, 1 kamar mandi tidak bisa digunakan.

Kamar mandinya disekat, pada bagian atas terbuka, jadi dinginnya AC central di kontainer bisa saya rasakan juga di dalam kamar mandi. 

Mau ngga mau saya pun harus melawan rasa dingin saat mandi dan keramas demi bisa tidur nyenyak dan bebas virus. Air panas tidak tersedia ya.7

Habis mandi, saya keluar ruangan (kontainer), biar rambut saya cepat kering tertiup angin, dan sekalian menghangatkan diri karena tadi kedinginan, mandi pakai AC :D

Setelah menikmati makan malam nasi goreng yang saya pesan di hotel, harganya murah Rp 15000, rasanya buat yang lapar yaa kenyang lah. Rasanya hotel banget. Jadi kalau ngarepin rasanya senikmat nasi goreng abang-abang, ya ga sama.

Dan yang menegangkan adalah saat perut saya mules, ingin buang gas. Maklum, pagi saya hanya sarapan roti. Saya tiba di hotel sudah sore, jadi telat makan ceritanya, makanya mulas.

Kamar saya di bawah, jadi di atasnya ada kamar lagi, saya sudah disediakan yang di bawah.

Bagian atas pada kamar (kamar atas ya) ngga ada sekat yang memisahkan dengan kamar lain, hanya gorden pembatasnya.

Depan kamar saya juga hanya berjarak kurang lebih 50 cm dan kamar saya ditutup atau dibatasi dengan kain gorden.

Jadi kebayang kan, kalau saya buang gas, seuruh ruangan bisa menghirup aroma therapy dari saya. 

Saya pun berusaha, untuk mengeluarkan dengan sangat hati-hati, sedikit demi sedikit, sambil saya mengoleskan minyak kayu putih ke perut saya dengan harapan saat gas yang saya keluarkan bisa tertutup baunya dengan bau dari minyak kayu putih.

Dan yang saya khawatirkan pun terjadi teman-teman!

Saya harus segera ke kamar mandi.

Untung lah ada pengharum ruangan milik penginapan, jadi setiap saya siram saya semprotkan pengharum ruangan itu tepat di lubang toilet. Asli boros banget saya makenya, karena saya mulas banget.

Lagi-lagi ada positifnya dengan keadaan saya sebagai satu-satunya tamu saat itu, saya bisa leluasa ke kamar mandi untuk melampiaskan efek perut saya yang mulas.

Ya gitu deh, resikonya kalau di hotel kapsul seruangan beberapa kamar, bau apapu  dinikmati bersama.

Aturan dari hotel, kalau makan wajib di luar kontainer. Bau makanan kan bisa ambyaaar di ruangan ber-AC.

Oh ya, dari Aviano Hotel ada fasilitas antar jemput ke bandara dengan biaya hanya Rp 50.000.

Hari ke-2 saya menginap, saya minta diantarkan ke bandara, untuk test swab antigen, dan dijemput lagi sama petugas hotel.

Hari ke-3 saya check out, jadi pas 2 malam aja saya nginapnya. Saya bayar lagi Rp 50.000 cuma untuk nganterin saya ke bandara. 

"Rugi dong, kan antar jemput 50ribu Mom Eliza?"

Setelah saya cek di aplikasi ojol, biaya transport dari Aviano Hotel ke bandara Kualanamu lebih mahal pakai ojol, dan agak susah dapatkan ojol motor ke bandara. 

Ngga apa-apa lah pakai jasa antar jemput Aviano Hotel walau hanya diantar ajah. Tetap lebih murah dari aplikasi ojol kok.

Selain itu keramahan pemilik Aviano Hotel, dan petugas hotel, buat saya betah di sana.

Kalau saya balik Medan, saya usahakan menginap sebentar di sana ah.

Suasana di sekitar hotel, cukup tenang, tidak terlalu padat penduduk, kita masih bisa menikmati sawah, ya harus jalan kaki sedikit ya.

Bingung soal makanan?

Ada juga yang jual makanan dekat hotel. Tapi pas saya menginap sedang tutup.

Saya pesan via Go-Food, jadi gampang lah kalau soal makanan ya.

So... buat yang mau transit saat di Bandara Kualanamu, bisa menginap di Hotel Aviano Syariah Backpacker, kalau cuma buat tidur semalam, 2 malam, rekomen banget! Murah, aman dan pelayanannya ramah.

Hotel Aviano Syariah Backpacker juga sudah ada di aplikasi Tiket.com dan Traveloka.com ya.

Atau bisa juga Googling dengan kata kunci: hotel kapsul murah dekat Kualanamu.

Pengalaman Divaksin Covid 19 Pertama

Saya termasuk yang ngga takut sama jarum suntik, cuma ya saya kena 'ke-bete-an' karena kelamaan menunggu. 

Totalnya 8 jam baru bisa pulang. Wow!

Jadi ingat masa-masa kerja di kantor yaa, tapi bedanya ini kita ngga ada kesibukan yang berarti, menunggu antrian.

Saya dari jam 7 pagi sudah ada di kantor pemkot dan saya dapat nomor antrian 106. 

Dan petugas kesehatan dari puskesmas datangnya jam 9.30.

Sekitar jam 10 pagi baru dipanggil lagi untuk dikasih kertas berbentuk persegi dengan angka sesuai nomor antrian yang tertulis dengan nama saya jam 7 tadi.

Saya mikirnya bakal seperti di bandara, tinggal isi data di aplikasi dan nanti discann, lalu dipanggil berdasarkan antrian.


Yang memprihatinkan itu ngeliat para lansia yang sudah menunggu sejak pagi, berhubung hanya sedikit kursi yang tersedia untuk yang menunggu sampai dipanggil oleh petugas, saya dan sebagian besar yang antri, terpaksa duduk di tangga depan (samping kanan kiri bagian depan bangunan kantor pemkot), ada juga yang duduk di lantai atau tangga pintu masuk, dan sebagian di pinggiran taman yang bersemen.

Karena setelah petugas datang, kursi yang ada digunakan untuk sebagian para petugas dan sebagian untuk penerima vaksin yang akan disuntik.

Nah, singkat cerita..., 

Saya selesai dan bisa pulang sekitar jam 3 siang.

Sempat saya tidur di dalam mobil yang diparkir di area perkantoran pemkot Manado. Dan makan dari jajan ke penjual makanan yang berkeliling menjajakan dagangannya. 

Positifnya dari pengalaman divaksin di Manado, adalah saya yang bukan KTP Manado, bisa menerima vaksin. 

"Apakah ada gejala atau keluhan setelah divaksin?"

Ngga ada.

Ngga ada bedanya sebelum dan sesudah divaksin.

Sampai saya menuliskan artikel pengalaman saya ini, tidak ada keluhan sama sekali.

Mmmmm... saya teringat ada pemandangan lucu, ada seorang oma yang setelah disuntik, memetik tanaman hias di kantor, tanamannya bagus warnanya kuning cerah, dan Si Oma metiknya sekitar segenggam tangannya :D Banyak juga! Dan Oma memegangnya tanpa dikemas dalam plastik, itu pun dia masih asyik ngobrol sama yang lain.

Andaikan saya punya nyali sebesar Oma, ngambil tanaman yang ternyata setelah saya googling, namanya adalah tanaman brokoli kuning, atau Califa.

Kayanya Si Oma ngga mau kehilangan kesempatan untuk menambah koleksi tanaman kekinian Oma di rumah ya, apalagi Oma sudah lama menunggu , lumayan lah ya terobati dengan pulang bawa bunga :D

 
Positif lainnya, saya bisa berhenti menggunakan HP saya selama menunggu, karena pas banget saya ngga isi paket data internet.

Di sela-sela waktu menunggu itu saya gunakan untuk bercerita dengan sesama penerima vaksin, berinteraksi dengan masker tetap menutupi area wajah dan mulut kami, dan sesekali saya mencuci tangan dengan alkohol yang saya bawa, begitu juga dengan orang yang saya ajak bicara.

Berasa banget ya kita sebagai makhluk sosial di moment seperti ini bisa menggunakan waktu untuk mengamati banyak orang, berinteraksi dengan mereka, mengingatkan untuk bersabar menunggu, dan itu sebenarnya mengingatkan kita juga hahaha.

Lumayan lah dari jam 7 pagi sampai jam 3 siang ngga sibuk cek HP ;) 

Cara Promosi Jualan IG Gratis

Kalau mau promosi gratis jualan di IG, coba ber-DUET.

Sebenarnya kata yang tepat adalah kolaborasi (collabs).

Saya gunakan kata DUET untuk menggambarkan adalah 2 pihak yang bekerjasama saling melengkapi, saling memperkaya konten Instagram-nya.

Konsepnya sederhana, kita bantu orang lain, memposting kontennya di Instagram kita, dan akun IG kita jadi lebih kaya dengan konten dari dia.

Tapi ini bukan konten jualan tok ya!

Ini lebih ke soft selling, ngga keliatan berjualan.


Ceritanya begini...

Saya memang sudah lama tidak aktif di Instagram, jadi pas saya bikin akun IG baru, saya tertarik dengan konsep kolaborasi dari para content creator seperti : @contentbytian

Coba yaa Anda perhatikan konten akun IG Bang Tian yang ini :



Cocok yaa, sama deskripsi profile Bang Tian,
Bantu pemula jadi jago ngonten
Bantu pemula optimasi Instagramnya



Dengan cara ini, kita bisa mempromosikan siapa kita terlebih dulu, baru nanti di IG kita sendiri, atau di story IG kita sendiri bisa hard selling.

Biarkan audience baru (calon pembeli kita) mengenal kita dengan baik, aware dengan kehadiran kita, sehingga di dalam hatinya, dia berkata, " Wow, dia menarik! Aku follow ah!"

CIEE.

"Gimana dong, caranya bisa kolab sama Bang Tian?"

Saran saya, bikin konten dulu yang sefrekuensi sama dia, jadi cek dulu yaa apakah produk atau jasa kita itu cocok sama followersnya Bang Tian. 

Kalau cocok, lanjutkeun!

Bikin konten yang lumayan banyak dulu ajah, biar orang juga ngga bosen lihat konten IG kita yang sudah banyak isinya.

Ibarat toko, kalau udah banyak isinya, orang jadi percaya, "Oh, die ini emang niat jualan!"

Mau konsultasi sama Bang Tian juga boleh loh!

Saya pribadi sudah pernah beberapa kali diskusi via DM sama Bang Tian seputar konten untuk IG saya.

Orangnya welcome dan humble, asliiiiiii!
Biasa laaaah, emak-emak kan suka kalau yang ramah toh!

Setelah udah lumayan rame nih, konten IG kita, coba tanya pendapat Bang Tian gimana menurut dia konten kita.

Lalu sekiranya sudah oks banget, bisa ajukan kolab sama Bang Tian.

Dia juga open kok, di postingannya dia ngajak siapa ajah yang mau kolab sama dia.



Kalau saya pribadi, lagi ngumpulin beberapa koten yang cocok dengan target market saya.
Kemarin-kemarin itu saya juga diskusi soal niche sama Bang Tian.

Banyak lah yang harus dibenahi, namanya juga belajar ya Guys!

Saya ngeblog juga, ini buat pemanasan, kalau buat artikel blog yang panjang ajah bisa, nanti semoga lancar bikin konten IG :D

Olahraga ajah, perlu pemanasan ya...biar ngga kram :D

Soalnya sudah lama kan, ngga ngeblog.

Ilmu juga perlu di-update kan Guys ;)

Ada rekomendasi kolab sama siapa lagi selain Bang Tian? Komentar di bawah ya!














\


Cara Mempromosikan Blog Bagi Pemula

Salah satu cara untuk meningkatkan kunjungan ke blog kita, adalah memiliki interaksi dengan sesama blogger. 

Kalau jaman dulu nih ya, di forum bisa rame karena ada interaksi satu sama lain sesama anggota forum yang menyukai sebuah topik. Jadi thread-nya keangkat.

Begitu pula dengan blog kita, semakin banyak pengunjung yang datang dan berkomentar, blog kita semakin 'terangkat' dan dampaknya bisa juga diviralkan alias dipromosikan oleh blogger lain.

Selain itu Google akan menilai bahwa blog kita dipercayai, karena konten yang bermanfaat bagi pembaca blog kita.

Lebih bagus lagi jika ada yang mereview blog kita atau menuliskan tentang blog kita. 

"Cari kumpulan blogger-nya di mana, Mom Eliza?"

Anda bisa bergabung di group Whatsapp, Telegram atau di komunitas blogger yang Anda temukan di internet.

Ngga harus sesama blogger sih, kaya di group Whatsapp pengusaha online, ada jadwal tertentu kita bisa promosi, tapi ini tergantung juga ya, harap perhatikan aturan group yang Anda join.

Karena ngga semua group Whatsapp punya jadwal untuk berpromosi, terlebih kalau itu bukan group promosi, melainkan group edukasi atau group kuliah Whatsapp.

Anda pasti ngga mau kan ditendang keluar?

Meski Anda masih bisa di dalam group tapi yakin deh, iklan Anda ngga akan digubris, karena kita nyepam (spam) di group. Ngga guna ngiklan dengan cara begini ya Say!

Jadi, cobalah untuk berbaur dulu sama sesama anggota group, lebih bagus kalau ada artikel blog kita yang sesuai dengan karakter group yang kita join, kaya panci ketemu sama penutup panci yang PAS! :D

Belum lama ini saya join di group Whatsaap dari Mom Academy, ketemunya di Instagram.


Sebelumnya saya ngga tahu bahwa di group Whatsapp ada edukasi mengenai bagaimana membuat blog, dan setelah adanya kulwa (kuliah Whatsapp) tenteng topik ngeblog, maka saya jadi tahu tertarik untuk menulis blog lagi.

Dan sebelum tulisan ini saya bikin, saya tanya di group link blog dari para anggota yang khusus emak-emak ini (di group kami saling memanggil Mom kepada antar member group).

Seorang Mom Admin mengajak membuat list daftar link blog dari para member group untuk menuliskan link-nya. Belum berani isi link blog saya hahaha.

Saya cek, blog saya ini kan sudah lama ngga di-update jadi, seharian ini cari ide topik yang cocok dengan target pembaca blog saya, bikin banner blog, karena malu juga, isi blog cuma sedikit postingannya.

Semoga setelah buat 2 artikel lagi saya sudah percaya diri untuk menuliskan link blog saya di list blog group Whatsapp Mom Academy :)

Tapiiiii....

Ngga cuma sampe ditulis link blog kita di list group ya, kita harus kunjungi blog teman-teman di group Whatsapp, sediakan waktu unutk membaca postingan mereka, dan pilih 2-3 artikel untuk dikomentari.

Coba juga, untuk menulis review atau menampilkan suatu artikel yang terinspirasi dengan postingan dari teman kita.

Ini cara mudah agar blog kita juga memperoleh kunjungan baru, yah itung-itung mempromosikan blog kita.

Jika ada yang sudah mencobanya, silakan share di kolom komentar ya Guys!

Cara Buat Desain Banner Bagi Pemula

Blog pemula bukan wajib harus ada banner ya!

Setidaknya dengan banner yang berisikan judul atau foto kita, atau gambar yang ada hubungannya dengan topik postingan bisa mempercantik blog.

Tidak sekedar mempercantik namun bisa membantu memperkuat visual bagi pembaca blog kita ya Guys!

Kadang kita kesulitan juga untuk membuat desain bannernya dengan software atau aplikasi tertentu.

Seperti halnya saya yang dari dulu ngga menguasai yang namanya Photoshop. 

Makanya kalau bikin banner paling mentok pakai fitur di status Whatsapp, tinggal masukin tulisan, dan jadi deh!

Sekarang, enaknya sudah ada banyak aplikasi yang bisa diinstal di HP kita dan tinggal drag, jadi lah banner keren.


Saya mengenal Canva di akhir 2020, dan sejak itu saya sering menggunakannya, walau ini juga ngga sepenuhnya gratis, karena harus terhubung dengan koneksi internet. Tapi pilihan template, dan font-nya paling banyak tanpa harus instal font lagi. Hp saya juga memory-nya terbatas hihihi.

Beda lagi sama aplikasi Pixellab, ngga perlu ada koneksi internet sudah bisa digunakan. Hanya untuk jenis font-nya harus diinstal lagi. Template yang siap pakai tidak tersedia di dalam aplikasinya.

Banner judul dari postingan kali ini saya buat dengan Canva, masih alakadarnya sih.

Banner profil saya juga saya buat dengan Canva.


Untuk tutorialnya Anda bisa ngintip ajah yah di Youtube, banyak kok yang kasih tutorial membuat desain banner dengan Canva.

Atau Anda bisa cari di Instagram, kini sudah banyak content creator yang share tentang tutorial desain banner dengan Canva untuk produk atau jasa, untuk keperluan online shop, presentasi, bahkan untuk portofolio kita.

Ini 3 content creator langganan saya belajar membuat desain banner dengan Canva di Instagram :

1. @canvaninja 

2. @radinalridwan

3. @ngeditboss

Saran saya, setelah dapat postingan tutorial desain dengan Canva dari content creator di Instagram , jangan lupa untuk disave, dan link nya disave entah itu disave notepad, atau di saved message di aplikasi Telegram.

So, ngga ada alasan untuk ngga bisa desain banner blog kita lagi ya! :D

Kan..., sudah dipermudah dengan adanya Canva, bisa bikin banner sesuai template yang tersedia di aplikasi, atau mau bikin template sendiri juga bisa. 

Oh iya, Canva juga sudah tersedia untuk diinstal di laptop atau computer, lebih enak sih mata kita untuk desain di monitor laptop/pc.

Tapi kalau lagi malas buka laptop/pc, tinggal buka di HP ajah, kapan ajah bisa bikin banner, misalnya lagi nunggu antrian di apotek, dokter atau lagi terjebak macet.

Semakin banyak banner yang kita bikin, semakin kita mahir nantinya. :)

Tetap semangat ya Guys untuk belajar membuat desain dengan Canva!


Review UKM Lavme Jual Tas Sepatu Dompet Etnik Kulit Sapi Asli

LAVME.ID toko online UKM yang menjual produk seperti tas, dompet dan sepatu dengan kombinasi bahan kulit sapi asli 100% dan kain tenun etnik motif daerah Nusa Tenggara Timur.

Selain ada website, LAVME.ID juga menyediakan aplikasi keren yang bisa kita download di Google Play Store.



Saya ajak masuk ke toko online nya yaa, kita intipin produk-produknya.

Biasanya nih, produk berbahan kulit asli warnanya monoton, kalau ngga hitam ya cokelat.

Produk LAVME.ID punya aneka warna cerah dan dikombinasi dengan motif kain tenun.


Buat yang berjiwa muda dan ingin tampil elegant, modern classic, LAVME.ID cocok beud!

Mau dikombinasi dengan seragam kerja yang warna apa ajah, masih masuk kok!

Karena warnanya yang cerah, mau dibawa semi formal juga oke loh ;)

Tingga kita padu padankan dengan gaya busana yang senada.

Harganya untuk bahan kulit sapi asli nya masih wajar lah. Kalau sudah di mall harganya bisa jutaan.

Di toko online nya atau via aplikasi LAVME.ID harganya jauh lebih terjangkau.

Bisa dihadiahkan untuk calon mertua, boss, atau kolega.



Uniknya, karena ini handmade, produk LAVME.ID ngga diproduksi massal.
Setiap model hanya diproduksi sepasang.

Saya juga sempat bertanya-tanya. Ouw, ternyata karena menggunakan kain tenun dengan motif NTT yang menjadi alasannya. Tidak akan pernah da model yang sama, setiap potongan kain tenun berbeda-beda, mungkin kainnya sama, model bisa sama tapi motifnya pasti akan berbeda.

Ini lah yang membuat pembelinya merasa eksklusif ya.

Mau lihat katalognya selain di web dan aplikasi? Nih, ada IG nya: Instagram.com/mase.suse.etnik


Psst, kita bisa loh, daftar jadi reseller nya.

Untuk selengkapnya Anda bisa hubungi via nomor WA 0812-1913-1982.


Cara Melunasi Hutang yang Menumpuk

Masa pandemi ini banyak yang kewalahan karena masih harus membayar hutang bersamaan dengan situasi di-PHK, omset menurun, orderan berkurang, otomatis pendapatan juga ikut merosot.

Trus, baimana cara melunasi hutang yang menumpuk?

Okay, tarik nafas dulu... hembuskan...

Mom Eliza bukan pakar melunasi hutang ya!

Saya tertarik dengan topik ini, karena kalau search di Google hasilnya menunjukkan angka yang tidak sedikit. Ini membuktikan banyak yang membutuhkan solusinya.



Saya sempat mencari informasi di YouTube, ketemu sama video Pak Roy Shakti yang berjudul:

KONDISI KRISIS , PERSETAN DENGAN BI CHECKING !!!!! #ROYSHAKTISHARING


Baru dengar intronya ajah, saya sudah tertarik.

Video tersebut hanya berdurasi 17 menit 20 detik. Ngga lama lah ya!



Penjelasannya lugas dan ngga bertele-tele. Bahasanya juga bukan pake istilah yang emak-emak milenial ngga ngerti. Saya ngga ngerti bahasa perbankan, maklum saya drop out dari Fakultas Ekonomi.

Nah, pas saya dengar penjelasan Pak Roy Shakti, pikiran saya jadi kebuka.

Oh, ternyata saat pandemi begini prioritasnya itu soal bertahan hidup, berarti urusan perut keluarga di rumah harus jadi prioritas.

Cicilan ini itu nomor sekian.

Cara Pak Roy Shakti yang gamblang memaparkan apa yang harus diprioritaskan inilah yang menurut saya harus menjadi hal yang utama untuk dipahami mereka yang berkeinginan membayar hutang.

Namanya kasih solusi, sebisa mungkin kita harus membuatnya mudah untuk dipahami. Ada langkah demi langkah yang harus ditempuh. Langkah nomor 1 itu yang harus didahulukan atau dengan kata lain diprioritaskan.

Mengapa demikian?

Karena biasanya orang yang sudah banyak tanggung jawab, ditambah dengan adanya desakan waktu, belum lagi berada di situasi yang serba sulit itu juga bisa membuat dirinya semakin terdesak.

Akhirnya dia tidak bisa memilah mana yang menjadi prioritas. Semakin mumet lah dia.

Saya ngga tau ya, istilah kerennya di bidang psikolog soal beginian. Jadi saya nulisnya begitu ya.

Ini hanya penalaran sayaberdasarkan apa yang saya dengar dari video Pak Roy Shakti soal bagaimana melunasi hutang kartu kredit saat pandemi.

Saya membuat kesimpulan, nih :
1. Prioritaskan cara bertahan hidup dulu. Keluarga kita butuh makan untuk bertahan hidup. Buat apa bayar hutang tapi ngga bisa makan. Ngga bisa makan bakalan sakit, kalau sakitnya menjadi-jadi akan meninggal.

2. Kalau ada aset yang bisa diuangkan, ya segera uangkan untuk memenuhi kebutuhan hidup dulu. Kalau ada lebih silakan melunasi hutang. Tapi lagi-lagi jangan sampai kita dan anggota keluarga kita ngga makan ya.

3. Jangan pernah berhutang lagi hanya untuk membayar hutang. Yakinlah ini hanya akan membuat situasi memburuk.

4. Gaya hidup dirubah pelan-pelan tapi ya emang musti dipaksa berubah. Selain urusan makan sehari-hari (makan yang penting bergizi bukan selera mata) yang lainnya dikurangi bahkan jika mungkin ditiadakan. Misalnya, biasa konsumsi air mineral bermerk, ya udah saatnya minum air isi ulang.

Gengsi ngga bikin kenyang loh ya! Pak Roy Shakti juga bilang begitu.

Kita sendiri yang menjalani hidup, jangan sampai menyusahkan orang lain lagi. Kalau perlu dan kita-nya mampu, kita yang menolong orang lain bukannya menyusahkan, meski di saat susah kaya gini (masa pandemi Covid-19).

Biar makin yakin, coba nonton video-video Pak Roy Shakti yang membahas seputar masalah hutang.

Eits, saya ngga dibayar mah sama Pak Roy Shakti, kenal juga ngga.

Saya hanya senang berbagi informasi yang saya rasa, saya pikir penjelasan Pak Roy Shakti sangat masuk akal.

Semoga rekomendasi video Pak Roy Shakti bisa memotivasi Anda, bahwa setiap problem pasti ada solusinya :)

Yuk, bebas hutang di tahun 2020-2021 dan selamanya!